Bayan Al-Ikhwan Al-Muslimun : Tentang Intifadah Rakyat Mesir

|

http://www.al-ikhwan.net/wp-content/uploads/2010/09/muh.-Badi.jpg
Islamedia - Ikhwanul Muslimin (IM) adalah “bagian orisinil dari bangsa Mesir” dengan ketulusan ingin menyampaikan ucapan dan penghargaan kepada kaum muda berikut bangsa Mesir keseluruhanatas kebangkitannya secara damai. Juga atas peran nasional dan tugas mulia dalam menjaga lembaga dan fasilitas, baik umum maupun khusus.

IM menegaskan untuk melanjutkan seruan itu, ingin menyampaikan, bersama masyarakat Mesir lainnya, ucapan penghargaan kepada pihak militer Mesir, pemilik sejarah nasional yang mempunyai visi strategis dalam menjaga keamanan Mesir, menjaga fasilitas negara dan mewujudkan tuntutan rakyat yang adil.


IM kembali menegaskan bahwa apa yang terjadi adalah sebuah peristiwa kebangkitan seketika yang dilakukan secara damai dan serentak berskala nasional. Menuntut kebebasan dan reformasi total. Adapun orang-orang yang merusak fasilitas umum dan khusus adalah rekanan aparat keamanan bayaran yang dulu pernah dipakai oleh aparat keamanan Mesir dalam menekan rakyat serta memalsukan pemilu.


IM menegaskan lagi bahwa pemuda Mesir berjiwa nasionalisme dan kebebasan, mereka adalah yang menghadang penyerangan orang-orang bayaran itu dengan menjaga lembaga dan fasilitas negara di saat ditinggal oleh aparat keamanan. Aparat keamanan yang melakukan tindakan represif kepada mereka saat berdemonstrasi , bahkan membunuhnya, tapi lupa akan tugas utamanya.


IM menyerukan kepada anak muda Mesir untuk melanjutkan terus dalam menjaga lembaga-lembaga negara dan fasilitas umum atau khusus, apapun pengorbanannya.


Tak lupa, IM menyampaikan rasa belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga para syuhada dan bermohon agar mereka diterima di sisi Allah ta’ala serta segera menyembuhkan para korban luka. IM mengumumkan bahwa mereka bersama rakyat Mesir hingga tuntutan utama yang disepakati oleh semua elemen masyarakat menjadi kenyataan. Khususnya tuntutan-tuntutan berikut ini:


1-Segera mengakhiri keadaan darurat tanpa ditunda lagi.

2-Pembubaran dewan perwakilan rakyat dan majelis permusyawaratannya, serta menyerukan pemilu baru dengan pantauan hukum secara integral.
3-Segera membebaska semua tahanan politik.
4-Mengumumkan pembentukan pemerintahan nasional transisi, tanpa menyertakan Partai Nasional Demokrasi (partai Hosni Mubarak, pent) yang bertanggungjawab menjalankan pemilu yang bersih dan pemindahan kekuasaan secara damai.
5-Membentuk komisi nasional untuk pencarian fakta atas peristiwa yang menggunakan kekerasan dan pembunuhan tanpa alasan kepada para demonstran. Sehingga puluhan pendemo meninggal dunia, ratusan luka-luka dan ribuan lainnya ditahan.
Kami akan terus melanjutkan aksi intifadah damai ini hingga terwujud semua tuntutan rakyattak ada yang kurang satupun sebelum terjadi apa yang tidak kami inginkan bagi tanah air kami tercinta ini. Sudah saatnya malam akan menjelang dan keterbelengguan untuk sirna. Kami bermohon kepada Allah ta’ala semoga menjaga negiri Mesir dan bangsanya dari segala kejahatan yang tidak diinginkan.



Dr. Muhammad Badi’


Al-Mursyid Al‘Am Ikwanul Muslimin


Kairo, 25 Safar 1432 H/ 29 Januari 2011

Artikel Terkait